file: Burung sebagai Maskot Tudingan dan Tuntutan

[kukilo] Burung sebagai Maskot Tudingan dan TuntutanEriyawanMon, 07 May 2001 19:36:22 -0700
http://www.kompas.com/kompas-cetak/0105/08/iptek/buru27.htm

adopted from : http://www.mail-archive.com/kukilo@lead.or.id/msg00423.html

Kompas/rudy badil
DAYA tarik burung jalak bali, sungguh sakti. Bali yang sudah memiliki setumpuk daya tarik wisata budaya dan alamnya, kalau ditambah jalak baliyang terkenal sebagai spesies endemik unik dan hanya ada di Bali, pastimakin hebat. Khususnya di alam sekitar Taman Nasional Bali Barat (TNBB) yangrusak itu, serta sisa potensi wisata bahari dengan bekas taman laut danPulau Menjangan. Tidaklah aneh, potensi wisata bahari plus jalak bali disana, sungguh menjadi tumpuan daya tarik tambahan datangnya wisatawan asingke sana. Sayangnya keadaan TNBB kian sulit dikendalikan. Pencurian danpenjarahan isi hutan, termasuk satwa liarnya, sudah menjadi kegiatanselingan dan sehari-hari. Belum lagi ribut-ribut soal status TNBB, sertameluasnya permasalahan gara-gara pemberian izin pengusahaan pariwisata alam(IPPA) yang diduga merusak lingkungan hidup dan mengganggu langsung zonainti TNBB, sebagai habitat satwa liar endemik termasuk jalak bali.Persoalan bertele-tele sejak tahun lalu ini, sampai kini mungkin belumsepenuhnya selesai. Serangan keras berbagai lembaga swadaya masyarakat (LSM)terhadap pengorganisasian kerja TNBB, rasa-rasanya belum habis-habis juga.Bahkan di awal tahun ini, barisan LSM dan sejumlah aktivis lingkungan itu,mendatangi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bali, sambil mengadukanhal-hal buruk apa saja yang terjadi di TNBB.
Katanya koloni hutan cendana murni di TNBB, kini tinggal tersisa beberapabatang pohon lagi. Kawasan hutan cendana itu telah diubah dari zona rimba,menjadi zona pemanfaatan yang akhirnya digunakan untuk pembangunan resor.Hutan kemasyarakatan diserobot lalu dijualbelikan dengan harga antara Rp 3juta hingga Rp 6 juta per hektar.
Ujung-ujungnya jalak bali menjadi picu ledaknya dengan kalimat klasik khasLSM. “Maskot Bali yang berupa jalak bali (Leucopsar rothschildi) sebentarlagi bukan mustahil hanya tinggal kenangan, menyusul punahnya harimau lorengdan banteng bali yang merupakan cikal bakal sapi bali berwarna coklat …padahal jalak bali itu diketahui, amat rentan terhadap perubahan lingkungansekecil apa pun, apalagi jarak antara habitat terakhir di Tanjung Kelor,sangatlah dekat zona pemanfaatan yang dikuasai investor dengan pembangunanresornya …”

***
RAMAI juga kalau membaca edaran LSM ini. Pokoknya apa yang dilihat dan dilakukan pihak lain, itu salah semua, meski tanpa akurasi data penelitiandan sejenisnya. Isu burung dijadikan tuntutan sentral. Jalak Bali yang katanya tersisa delapan ekor lagi, menjadi maskot tuntutan dan tudingan kepihak tertentu. Curik ini menjadi kata sakti untuk memenangkan secara “legalilmiah”, tuntutan yang berbuntut kepentingan penuntutnya juga.
Selain pengurus TNBB yang seakan-akan dianggap tidak berdaya, juga patutdireformasi pejabat dan kebijakan kerjanya, serta beberapa pihak termasukpengusaha lainnya yang menjadi “sasaran tembak”. Ambil contoh WakaShoreaResor (WSR) sebagai salah satu resor di sekitar TNBB. Kebetulan resor yangdikelola Grup Waka yang asli dimiliki warga Bali, membangun pondokan wisatayang khas WakaShorea di Tanjung Kotal, di zona pemanfaatan yang bertetanggadengan zona rimba inti menurut versi TNBB.
WakaShorea yang berkonsep menghindari keramaian atau hide away dan ramahlingkungan ini, bergiat menyewakan pondok sepi yang ekoturisme ini sebagaipusat wisata bahari di seberang Pulau Menjangan, di dalam kawasan TNBB sejakawal tahun ini. Kebetulan sekali, resor ini seperti beberapa resor lainnya,dianggap kecipratan rezekinya salah satu tokoh KKN-nya kelompok Cendana.
Titik lemah dugaan KKN itu, memang makanan publisitas. Siapa yang tidaktertarik membaca judul semisal Pemda Kecolongan Proyek Bob Hasan, KelompokCendana Garap Proyek Siluman, Konspirasi Merusak Lingkungan di Bali, danlainnya. Upaya kelompok pejuang reformasi itu untuk menyerang, sekalianmelumpuhkan usaha bisnis pariwisata ini, memang ampuh dan sempat membuatopini pro dan kontra.
Secara umum, di zaman sekarang ini, siapa saja yang berniat berusaha danmencari keuntungan bisnis, rasa-rasanya akan menjadi pihak yang “salah”.Apalagi kalau masyarakat sekitar lokasi bersangkutan, ikut meramaikan danmeminta haknya sebagai pihak yang mencari keuntungan juga.
Yang terjadi di sana hingga muncul pers release dan aksi ke DPRD Bali, danmemakai maskot jalak bali sebagai tuntutan utamanya, sebenarnya gara-garakepentingan bisnis lokal juga. Bisnis penyewaan perahu tambang, untukmelayani turis menyelam dan berenang diperairan Pulau Menjangan. Pangkalanperahu sewa ini di Labuan Lalang, sebagai lokasi pemberangkatan danbersandarnya kapal sewaan berwisata bahari, sejak beberapa tahun memangmonopoli masyarakat Desa Sumber Klampok.
Kebetulan ada sekelompok warga merasa sebagai perintis usaha wisata baharidi Teluk Terima dan Labuan Lalang, menganggap kelompoknya sebagaipengorganisasi penyewaan kapal wisata. Kelompok ini menganggap pengelolaresor sebagai “pendatang baru”, kurang mulus bekerja sama dengan “penghunilama”.
Tidaklah adil dan bukan reformis, kalau pengusaha resor tidak membagikeuntunganbuat Paguyuban Pemilik Boat alias pengusaha kapal wisata di Labuan Lalangdan sekitarnya. Untuk lebih dramatis, kelompok “perintis” yangmengatasnamakan 12 tokoh lokal, juga meminta hak pengelolaan atas sebidanglahan sebagai kompensasi dari upayanya merintis wisata bahari di TNBB.
Jadi inti tuntutan itu memang UUD, alias “ujung-ujungnya duit”. Dalihhancurnya terumbu karang, kerusakan garis empadan pantai, bobroknyapengorganisasian TNBB, gundul dan makin tipisnya hutan, atau menjelabangmusnahnya jalak bali, tidak lagi menjadi tuntutan dalam ruang rembukan,antara pengusaha resor dengan “penghuni lama” dan peguyupan kapal.

***
JALAK bali yang disebut tinggal delapan ekor, bukan belasan ekor sepertiedaran resmi TNBB, tidak disebut-sebut sebagai pangkal tuntutan warga yangdidukung LSM tertentu. Raibnya 56 ekor jalak bali hasil penangkaran di TegalBunder, juga tidak dipermasalahkan serius lagi. Burung yang memang tinggalsedikit ini, cuma menjadi kata pembukaan suatu konflik kepentingan.
Kini tinggallah pemilik resor di sekitaran Teluk Terima, Labuan Lalang danTanjung Kotal yang berusaha di bidang kenyamanan pariwisata, nyatanya harusbekerja di bawah “tekanan” yang tidak nyaman sama sekali.
“Kami sudah melakukan sesuai ketentuan, baik itu perizinan legal, sampaikonsep konservasi alam dan wisata alam,” ujar Dhasi Suryawan, wakilpengelola WakaShorea di Tanjung Kotal, awal Februari lalu. “Soal angkutan,kami sudah mengadakan kesepakatan yang menguntungkan kedua pihak, termasukturis asingnya.”
Bayu Wardoyo sebagai arsitek dan staf direksi Grup Waka, mengakuipembangunan resor di tanah enam hektar dari izin 29 hektar, semuanya sudahsesuai konsep konservasi. “Kami meminimalkan pemanfaatan lahan dan bahanalami. Lihat saja, hampir semuanya memanfaatkan bahan kayu bekas. Sekitar 85persen dari belasan bangunan pondok itu, berbentuk panggung dan berataprendah. Kecuali restoran yang beratap ilalang lebih tinggi dari pohonlingkungan, selebihnya bangunan lebih pendek dari pohon sekitaran,” katanya,saat menerima kunjungan wartawan dan operator tur.
Lokasi resor di pantai gersang, tertutup semak dan pepohonan yang di musimkemarau akan meranggas, memang terasa sepi dan cocok bagi turis yangmenginginkan hidup “hide away” tanpa bunyi radio, televisi, musik disko danlampu listrik berlebihan. Air tiap hari didatangkan dari daratan. Sampahnonorganik diangkut dan dibuang ke Labuan Lalang. Sedangkan di resor,memanfaatkan pengolahan limbah dengan sistem EM (efective microorganism).
Resor bertarif dolar AS ini, menurut Bayu Wardoyo dan Dhasi Suryawan, cocokuntuk wisatawan elite, bukan rombongan turis. Alam pantai sepi, kenyamananmenyelam dan suasana sepi dan kekelaman TNBB di hari gelap, memang kelebihanresor yang memanfaatkan sumber daya manusia warga lokal sekitaran.
“Kehadiran resor ini memang kontroversial,” ujar Bayu yang menjelaskan upayaperusahaannya mengecilkan konflik. “Paling tidak kehadiran resor ini,menghambat juga nelayan yang masuk taman nasional, mengambil kayu danmungkin mengganggu satwa liar. Juga operasi bersama dengan pihak TNBB, tidakmustahil mengecilkan aksi pemboman di lautan bebas.”
Kalau resor ini dianggap ikut merusak kelestarian alam dan satwa TNBB,apakah tidak mungkin resor ini ikut berperan melindungi, atau bahkan ikutmemperbaiki kerusakan yang ada. “Kami bisa saja ikut mendanai penelitian,atau mengerahkan tenaga pencinta alam, untuk mengadakan bersih pantai secaraberkala. Atau menanami kembali bibit pohon cendana bali. Bahkan kami sudahmenjajaki kemungkinan membantu PHPA, mengadakan penangkaran jalak baliseperti di Tegal Bunder,” kata Dhasi bersemangat.

***
UCAPAN macam ini mengejutkan juga. Bayu dan Dhasi yang sempat mengunjungipusat penangkaran itu, menyatakan upaya mengembangkan jalak bali denganpenangkaran ex-situ yang in-situ, bukanlah hal mustahil bagi perusahaannya.”Asalkan PHPA memberikan izin, serta petunjuk teknis. Kami akan mendidik SDMsendiri, kalau perlu mencari pakar jalak bali sebagai pengelolanya,” kataBayu. “Apalagi resor kami bertetangga dengan Teluk Brumbun yang ada kandangbesar. Anakan jalak bali itu, akan kami berikan ke sana supaya diliarkanlagi.”
Sambil membaca keterangan buku, Dhasi menyadari anakan jalak bali ini tidakmudah diliarkan dan dikembangkan di habitat baru. “Kami pelihara danmengembangkan populasinya, di bawah pengawasan PHPA. Proyek ini akan menariktamu resor. Nama kita akan baik, daripada cuma ditanya mengapa jalak balimakin habis. Kalau memang sudah saatnya dilepas, misalnya hutan TNBB sudahpadat dan dijaga bagus, serahkan saja anak burung itu ke negara,” kataDhasi.
“Pelepasan jalak bali hasil penangkaran ke alam untuk memperkuat populasiliar, disarankan hanya dilakukan jika jumlah jalak bali liar telah sampai kejumlah yang sangat kritis. Usaha untuk melepaskan jalak bali tangkaran,seperti juga mengembalikan burung-burung tangkapan liar, memerlukan teknikpelepasan yang baik, walaupun pada kenyataannya hanya sedikit jalak baliyang telah dilepas ke alam bertahan hidup.” (Rencana Pemulihan Spesies JalakBali, PHPA/BirdLife, 1997)
Bayu dan Dhasi menyatakan akan kontak dengan pihak berwenang, juga mencariinfo siapa pemilik jalak bali yang mau bekerja sama. “Daripada bertengkardan ujung-ujungnya duit, lebih baik sama-sama ikut memikirkan upayaperlindungan hutan dan konservasi, serta kerja sama pengelolaan yang salingbermanfaat,” katanya.
Entah bagaimana perkembangan rembukan lokal, antara “pendatang baru” dan”penghuni lama” di TNBB. Entah pula bagaimana keadaan burung jalak bali yangselain maskot Bali, juga maskot berbagai tudingan dan tuntutan kepentinganmanusia, bukan kepentingan burung liar yang binatang. Sayang. (pun/bd)

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

How To Hack Facebook To View Private Pictures

This hack will enable you to view private pictures in facebook by adding a link above photos to see them in their albums, even if you’re not their friend. We’ll be using Greasemonkey script for firefox.

This hack will add a link above such photos with a link saying “See this Photo in its Album”. Clicking this link will reload the photo, but you’ll be viewing it inside the album that you couldn’t view without this hack.
When you’re viewing a photo that is in an album like this, the script (Greasemonkey script) will now add a link above the photo that says “Back to Album”. This will remove the photo from the page and load a thumbnail gallery of all photos in the album.

When viewing all photos of a user, on the page that shows photos of them and their albums etc., a link is added at the top to view all photos of them on one page.
This script however cannot get around Facebook’s security, so you will not be able to view photos that you can’t otherwise view.
Before I teach you how to apply this hack, I’ll be assuming that you are using Firefox Browser and have Greasemonkey script addon installed on it.

Click here to download Greasemonkey Script addon for firefox.

After you are done installing Greasemonkey Script, restart your firefox.

Now download the following script by clicking on the link below:

DOWNLOAD SCRIPT

When you click the link above, you’ll be welcomed to the screen similar this:

Click on Install, restart firefox if needed. Now the script you applied will be working forever.

If you have any problem with this hack you can comment us or go to the discussion board of this script.

Hope this tutorial was informative.

 

Posted in Uncategorized | Tagged , , , | Leave a comment

SABDOPALON NAYOGENGGONG – SERAT DHARMOGANDUL Bag.1

BÊBUKA.

Sinarkara sarjunireng galih, myat carita dipangikêtira, kiyai Kalamwadine, ing nguni anggêguru, puruhita mring Raden Budi,mangesthi amiluta, duta rehing guru, sru sêtya nglampahi dhawah,panggusthine tan mamang ing lair batin, pinindha lir Jawata.
Satuduhe Raden Budi êning, pan ingêmbun pinusthi ing cipta, sumungkêm lair batine, tan etung lêbur luluh, pangesthine ing awal akhir, tinarimeng Bathara, sasêdyanya kabul, agung nugraheng Hyang Suksma, sinung ilham ing alam sahir myang kabir, dumadya auliya. Angawruhi sasmiteng Hyang Widdhi, pan biyasa mituhu susêtya, mring dhawuh wêling gurune, kêdah mêdharkên kawruh, karya suka pirêneng jalmi, mring sagung ahli sastra, tuladhaning kawruh, kyai Kalamwadi ngarang, sinung aran srat Darmagandhul jinilid, sinung têmbang
Posted in Uncategorized | Leave a comment

Abang Penjual Es Degan

Sudah seminggu saya tidak bisa terhubung dengan internet gara-gara “Penyakit Klasik”, Laptop saya kena VIRUS. Lha kok lama? yah… karna temen saya di kantor, yg notabene satu-satunya tenaga IT di kantor saya lagi sibuk menangani IT utk keperluan corporate, setalah itu terbentur dengan Liburan yg kena hari raya NYEPI kemarin (tanggal 16-Maret-2010). Jadilah akhirnya tadi pagi berkutat mengerjakan itu. Buntut-buntutnya, saya harus format laptop saya utk install ulang windows. Selanjutnya mencari keperluan setting LAN dan sekalian menambah 1 jaringan baru utk temen saya di Reception.

Selesai belanja tadi siang, iseng saya pergi ke Renon Denpasar untuk makan siang di kakilima yang menawarkan menu nasi putih dalam kemasan dibungkus daun pisang, ditambah lauk nya yang juga dalam kemasan serba dibungkus daun pisang, ada lawar bali, sate, serapah, dan kuah jukut udus. Asli masakan Bali.

Tinggal pilih minumnya, bisa pilih air kemasan dengan harga lima ratusan rupiah, ataues degan yang ada di sebelah penjual nasi. Oh ya, cara menjual nasi ini juga cukup unik, dengan sebuah keranjang yang diikat di belakang sepeda motor, di dalamnya berisi bungusan-bungkusan pernak-pernik nasi dan auknya yang dijual tadi.

Selesai makan siang, saya minum es degan, dan ngobrol dengan penjual es degan.

Saya             : Sudah lama pak jualan es degan?
Penjual Es  : Iya pak, sudah lama. tapi sekarang sudah mulai susah nyari kelapa mudanya pak…, Ini saja, saya membei di pasar Kreneng jam 24.00 pak.., sebab kalau terlambat, ga dapat belinya.
Saya             : Berapa pak beli sebiji?
Penjual Es  : Lima Ribu Rupiah pak. Ini memang agak lebih mahal, sebab kelapa muda ini dari Bangli. Kalau dari Negara (maksudnya: Jembrana) bisa lebih murah dikit, tapi kalau daging kelapanya kurang lembut. Beda dengan yang ini.
Saya             : Memang beda sekali ya, pak?
Penjual Es  : Iya pak, memang beda. Dengan kelapa jenis ini, saya bsa lebih untung daripada kelapa jenis Negara/Jembrana. Apalagi sekarang musim panas seperti ini. Lumayan lah saya dapat jualan.
Saya             : Kalau begitu, enakan begadang aja di pasar Kreneng, trus saat penjual kelapa muda datang dari Bangli, pak beli aja semuanya, lalu ketika penjual-penjual es degan datang membeli kelapa muda, pak jual lagi dan cari untuk barang seribu rupiah per biji nya. Kan lumayan pak….
Penjual Es  : Maunya begitu pak, tapi ga ada modal. Banyak pemberi modal itu mengira kalau dagang es degan seperti saya ini tidak bakal bisa membayar kredit, padahal sesuai pengalaman saya, justru dengan berjualan es degan ini saya bisa membayar cicilan-cicilan kredit.
Dulu saya mempunyai rumah makan, setelah bom bali 1, saya bangkrut, lalu beralih jualan di warung. ternyatjuga sangat sepi, malah cicilan kredit jadi meumpuk. akhirnya saya putuskan untuk jualan es degan dengan rombong-dorong. Ternyata jualan dengan sistim ini membuat saya ebih berhasil pak, saya bisa mengatasi cicilan-cicilan kredit saya yang sebelumnya macet, padahal dulu saya dikasih fasilitas kredit semasih punya rumah makan.
Saya            : Wah.. menarik juga cerita pak.

Selanjutnya datang pembeli-pembeli lain secara bergiliran, kalau saya amati selama saya makan siang dan membeli es dengan di tempat ini selama kurang lebih 30 menit, tidak kurang dari 20 orang pembeli yang mampir berbelanja membeli es degan ini.

~~~

Ada beberapa hal yang bisa dipetik dari cerita ini :

– “Orang kecil” susah mendapatkan modal kepercayaan untuk sebuah fasilitas kredit.
– Dari percakapan tersebut, ternyata secara tidak sengaja saya mendapatkan sebuat peluang bisnis yang manis. Yakni : dengan datang ke pasar Kreneng jam 12.30 lalu menunggu Truk-truk yang datang dari Bangli (umumnya 2-3 truk kecil) yang rata-rata membawa 1000 – 2000 butir kelapa muda. Kelapa muda ini dijual antara 5000 rupiah per butir nya.  Bila membeli borongan, maka harganya berkisar antara 3500 -4000 per butir.
Nah, dari sini sudah mulai kelihatan, seandainya untung hanya 1000 rupiah per biji, maka dalam semalam, bisa mengantongi keuntungan sebesar 1 juta – 2 juta.
Padahal, cara kerjanya hanya dengan menunggu penjual, membeli main borongan, da menjual secara eceran. dan dalam semalam, kelapa-kelapa muda itu pasti habis terjual karena penjual-penjual es degan yang datang jam 5 pagi sudah tidak kebagian kelapa.

Bisadibayangin tuh…..

Posted in Uncategorized | Leave a comment

9 Kita Menghindari Perceraian

Hidup berumah tangga hingga akhir hayat, bahagia dan memiliki keturunan merupakan dambaan setiap pasangan yang menikah.
Tidak ada pasangan yang menginginkan perceraian dalam rumah tanggamereka.
Sudah menjadi berita yang biasa di era sekarang ini jika satu pasangan yang baru menikah beberapa bulan, kemudian terdengar kabar tentang perceraian mereka.
“Bisa saja keputusan mereka untuk menikah, hanya sebatas agar Anda dianggap mampu berumah tangga dan bisa memiliki pasangan saja…”
” Tetapi bukan karena didasari rasa cinta yang mendalam dan keinginan untuk hidup selamanya bersama pasangan Anda…”
Keinginan “semu” ini yang justru berakibat fatal jika tidak segera Anda sadari dan Anda perbaiki sejak awal.
Perceraian seringkali menyakitkan bagi pihak-pihak yang terlibat, termasuk di dalamnya adalah anak-anak.
Perceraian juga dapat menimbulkan stres dan trauma untuk memulai hubungan baru dengan lawan jenis.
Berikut ini beberapa kiat yang diharapkan dapat membantu pasangan menikah untuk mempertahankan selama mungkin usia pernikahan mereka:
1. Komunikasi Dua Arah
Biasakan Anda dan pasangan berkomunikasi, baik ketika berada di rumah maupun ketika sedang berjauhan. Jika ada masalah, sebaiknya dibicarakan ketika Anda atau pasangan sedang santai.
Ketidakharmonisan rumah tangga biasanya berawal dari tidak adanya komunikasi dua arah antara suami dan istri.
Masing-masing saling menyimpan masalah sehingga mereka seolah berjalan sendiri-sendiri meski berada dalam satu atap.
2. Keterbukaan Masalah Seks
Masalah seks ternyata juga menjadi penyebab perceraian.
Mungkin orang sering lupa bahwa fungsi hubungan seksual selain prokreasi yakni untuk mendapatkan keturunan, juga untuk rekreasi atau kesenangan, dan ” ekspresi cinta” .
Padahal banyak pasangan mengakui, melakukan hubungan seksual dapat menghilangkan ketegangan setelah seharian bekerja.
Bahkan, agar tidak terjadi kebosanan, tak ada salahnya melakukan hubungan seks selain di tempat tidur. Anda bisa melakukannya di dapur,ruang tamu, bahkan di garasi.
Namun perlu diingat, apa yang Anda inginkan dalam berhubungan seks harus dikomunikasikan dengan pasangan Anda. Demikian pula sebaliknya.
3. Menerima Apa Adanya
Ketika seorang pria dan wanita sudah sekamar dan sedapur, masing-masing akan tampak sifat aslinya. Rayuan gombal tidak muncul lagi seperti saat pacaran.
Yang ada hanyalah dua orang yang harus saling menyesuaikan diri.. Di sinilah kehidupan perkawinan yang sesungguhnya. Anda dan pasangan belajar mengenali perbedaan masing-masing.
Beberapa hal yang umumnya menjadi batu sandungan dalam hubungan suami istri, adalah perbedaan persepsi, wawasan, dan nilai.
Termasuk di dalamnya perbedaan agama, latar belakang budaya, dan kepribadian.
Namun, perbedaan itu sebenarnya bisa diatasi kalau saja mau saling berusaha memahami dan berintrospeksi diri.
Kebanyakan pasutri yang berhasil menciptakan keharmonisan hingga masa tua adalah mereka yang berhasil membangun kebersamaan.
Kebersamaan baru tercipta bila pasangan berhasil menumbuhkan semangat berkorban, tidak egoistis, dan memiliki rasa saling pengertian.
4.. Jangan Biasakan Berbohong
Pernahkan pasangan Anda bertanya secara detail jika Anda masih sibukmeeting hingga malam dengan klien bisnisnya yang ternyata cantik atau ganteng, pintar dan berpenampilan menarik?
Nah, biasanya, agar pasangan Anda tidak terlalu banyak bertanya dan Anda enggan jika nantinya akan muncul pertengkaran, Anda malah berbohong. Anda justru mengatakan hal yang berbeda dengan alasan untuk kebaikan.
Perlu Anda ketahui bahwa hal ini termasuk dalam kebohongan yang bisa jadi akan berlanjut hingga Anda dan pasangan akan hidup berumah tangga dalam kebohongan.
Agar semua itu tidak terjadi, utarakan dengan sikap tenang bahwa apa yang Anda lakukan adalah hanya urusan pekerjaan.
5. Jangan Cemburu Berlebihan
Banyak yang mengatakan bahwa cemburu adalah bumbu dalam hubungan rumah tangga. Oke, itu sah-sah saja!
Tapi bukan berarti Anda atau pasangan bisa cemburu buta. Bukan barang baru bahwa banyak perselisihan terjadi gara-gara rasa cemburu, yang lebih sering berakar dari salah tafsir dan kurangnya keterbukaan.
Misalnya saja, pada suatu ketika karena tuntutan pekerjaan, suami harus mengajak sekretarisnya keluar kota. Sang istri yang hanya mendengar cerita setengah-setengah dari orang lain, bisa dengan gampang menuduh suaminya berselingkuh.
Padahal kalau saja istri mau bertanya dan suami mau terbuka, atau sebelumnya memperkenalkan sekretarisnya pada sang istri, masalahnya bisa jadi lain.
6. Hindari Selingkuh
Perselingkuhan umumnya terjadi karena masing-masing tidak mau saling terbuka ataumendengarkan apa yang dikeluhkan pasangannya.
” Contohnya, sang suami merasa jengkel karena setiap kali pulang, istrinya tidak di rumah.. !! “
Tapi keluhan itu tidak disampaikan, atau sudah diutarakan namun tidak didengarkan, atau istri tidak mau mengubah kebiasaannya.
Perselingkuhan juga bisa terjadi karena pasangan kesepian, jarang merasakan kepuasan seksual atau godaan dari luar seperti tempat hiburan bernuansa erotis, wanita perayu dan lain-lain.
Untuk menyelesaikan percekcokan ataupun perselingkuhan, yang harus dilakukan pertama adalah mencari akar permasalahnnya, kemudian diusahakan untuk dihindari atau disingkirkan.
7. Cari Orang Ketiga Sebagai Penengah
Jika ternyata timbul permasalahan dan percekcokan antara Anda dan pasangan, carilah orang ketiga sebagai penengah.
Orang tersebut bisa pemuka agama seperti Kyai atau pendeta, serta tokoh masyarakat yang memiliki wawasan yang luas dan bijak dan psikolog.
Cari ini lebih baik ketimbang Anda berkeluh kesah dengan saudara, tetangga atau teman2 Anda.. !
8. Tetaplah Mesra
Agar hubungan Anda dan pasangan tetap mesra, buanglah pula jauh-jauh persepsi bahwa kemesraan hanya pantas dilakukan selagi masih berpacaran.
Pada dasarnya, kemesraan itu hak setiap insan, tanpa pandang usia maupun status.
9. Pasrahkan Kepada Yang Di Atas
Terkadang, emosi muncul secara berlebihan ketika permasalahan Anda dan pasangan menguak ke permukaan.
Berdoa dan pasrahkan diri Kepada Yang Maha Pencipta merupakan cara jitu agar emosi bisa diredamkan dan permasalahan bisa segera diselesaikan secara baik-baik.
Sudah menjadi berita yang biasa di era sekarang ini jika satu pasangan yang baru menikah beberapa bulan, kemudian terdengar kabar tentang perceraian mereka.
“Bisa saja keputusan mereka untuk menikah, hanya sebatas agar Anda dianggap mampu berumah tangga dan bisa memiliki pasangan saja…”
” Tetapi bukan karena didasari rasa cinta yang mendalam dan keinginan untuk hidup selamanya bersama pasangan Anda…”
Keinginan “semu” ini yang justru berakibat fatal jika tidak segera Anda sadari dan Anda perbaiki sejak awal.
Perceraian seringkali menyakitkan bagi pihak-pihak yang terlibat, termasuk di dalamnya adalah anak-anak.
Perceraian juga dapat menimbulkan stres dan trauma untuk memulai hubungan baru dengan lawan jenis.
Berikut ini beberapa kiat yang diharapkan dapat membantu pasangan menikah untuk mempertahankan selama mungkin usia pernikahan mereka:
1. Komunikasi Dua Arah
Biasakan Anda dan pasangan berkomunikasi, baik ketika berada di rumah maupun ketika sedang berjauhan. Jika ada masalah, sebaiknya dibicarakan ketika Anda atau pasangan sedang santai.
Ketidakharmonisan rumah tangga biasanya berawal dari tidak adanya komunikasi dua arah antara suami dan istri.
Masing-masing saling menyimpan masalah sehingga mereka seolah berjalan sendiri-sendiri meski berada dalam satu atap.
2. Keterbukaan Masalah Seks
Masalah seks ternyata juga menjadi penyebab perceraian.
Mungkin orang sering lupa bahwa fungsi hubungan seksual selain prokreasi yakni untuk mendapatkan keturunan, juga untuk rekreasi atau kesenangan, dan ” ekspresi cinta” .
Padahal banyak pasangan mengakui, melakukan hubungan seksual dapat menghilangkan ketegangan setelah seharian bekerja.
Bahkan, agar tidak terjadi kebosanan, tak ada salahnya melakukan hubungan seks selain di tempat tidur. Anda bisa melakukannya di dapur,ruang tamu, bahkan di garasi.
Namun perlu diingat, apa yang Anda inginkan dalam berhubungan seks harus dikomunikasikan dengan pasangan Anda. Demikian pula sebaliknya.
3. Menerima Apa Adanya
Ketika seorang pria dan wanita sudah sekamar dan sedapur, masing-masing akan tampak sifat aslinya. Rayuan gombal tidak muncul lagi seperti saat pacaran.
Yang ada hanyalah dua orang yang harus saling menyesuaikan diri.. Di sinilah kehidupan perkawinan yang sesungguhnya. Anda dan pasangan belajar mengenali perbedaan masing-masing.
Beberapa hal yang umumnya menjadi batu sandungan dalam hubungan suami istri, adalah perbedaan persepsi, wawasan, dan nilai.
Termasuk di dalamnya perbedaan agama, latar belakang budaya, dan kepribadian.
Namun, perbedaan itu sebenarnya bisa diatasi kalau saja mau saling berusaha memahami dan berintrospeksi diri.
Kebanyakan pasutri yang berhasil menciptakan keharmonisan hingga masa tua adalah mereka yang berhasil membangun kebersamaan.
Kebersamaan baru tercipta bila pasangan berhasil menumbuhkan semangat berkorban, tidak egoistis, dan memiliki rasa saling pengertian.
4.. Jangan Biasakan Berbohong
Pernahkan pasangan Anda bertanya secara detail jika Anda masih sibukmeeting hingga malam dengan klien bisnisnya yang ternyata cantik atau ganteng, pintar dan berpenampilan menarik?
Nah, biasanya, agar pasangan Anda tidak terlalu banyak bertanya dan Anda enggan jika nantinya akan muncul pertengkaran, Anda malah berbohong. Anda justru mengatakan hal yang berbeda dengan alasan untuk kebaikan.
Perlu Anda ketahui bahwa hal ini termasuk dalam kebohongan yang bisa jadi akan berlanjut hingga Anda dan pasangan akan hidup berumah tangga dalam kebohongan.
Agar semua itu tidak terjadi, utarakan dengan sikap tenang bahwa apa yang Anda lakukan adalah hanya urusan pekerjaan.
5. Jangan Cemburu Berlebihan
Banyak yang mengatakan bahwa cemburu adalah bumbu dalam hubungan rumah tangga. Oke, itu sah-sah saja!
Tapi bukan berarti Anda atau pasangan bisa cemburu buta. Bukan barang baru bahwa banyak perselisihan terjadi gara-gara rasa cemburu, yang lebih sering berakar dari salah tafsir dan kurangnya keterbukaan.
Misalnya saja, pada suatu ketika karena tuntutan pekerjaan, suami harus mengajak sekretarisnya keluar kota. Sang istri yang hanya mendengar cerita setengah-setengah dari orang lain, bisa dengan gampang menuduh suaminya berselingkuh.
Padahal kalau saja istri mau bertanya dan suami mau terbuka, atau sebelumnya memperkenalkan sekretarisnya pada sang istri, masalahnya bisa jadi lain.
6. Hindari Selingkuh
Perselingkuhan umumnya terjadi karena masing-masing tidak mau saling terbuka ataumendengarkan apa yang dikeluhkan pasangannya.
” Contohnya, sang suami merasa jengkel karena setiap kali pulang, istrinya tidak di rumah.. !! “
Tapi keluhan itu tidak disampaikan, atau sudah diutarakan namun tidak didengarkan, atau istri tidak mau mengubah kebiasaannya.
Perselingkuhan juga bisa terjadi karena pasangan kesepian, jarang merasakan kepuasan seksual atau godaan dari luar seperti tempat hiburan bernuansa erotis, wanita perayu dan lain-lain.
Untuk menyelesaikan percekcokan ataupun perselingkuhan, yang harus dilakukan pertama adalah mencari akar permasalahnnya, kemudian diusahakan untuk dihindari atau disingkirkan.
7. Cari Orang Ketiga Sebagai Penengah
Jika ternyata timbul permasalahan dan percekcokan antara Anda dan pasangan, carilah orang ketiga sebagai penengah.
Orang tersebut bisa pemuka agama seperti Kyai atau pendeta, serta tokoh masyarakat yang memiliki wawasan yang luas dan bijak dan psikolog.
Cari ini lebih baik ketimbang Anda berkeluh kesah dengan saudara, tetangga atau teman2 Anda.. !
8. Tetaplah Mesra
Agar hubungan Anda dan pasangan tetap mesra, buanglah pula jauh-jauh persepsi bahwa kemesraan hanya pantas dilakukan selagi masih berpacaran.
Pada dasarnya, kemesraan itu hak setiap insan, tanpa pandang usia maupun status.
9. Pasrahkan Kepada Yang Di Atas
Terkadang, emosi muncul secara berlebihan ketika permasalahan Anda dan pasangan menguak ke permukaan.
Berdoa dan pasrahkan diri Kepada Yang Maha Pencipta merupakan cara jitu agar emosi bisa diredamkan dan permasalahan bisa segera diselesaikan secara baik-baik.

Hidup berumah tangga hingga akhir hayat, bahagia dan memiliki keturunan merupakan dambaan setiap pasangan yang menikah.

Tidak ada pasangan yang menginginkan perceraian dalam rumah tangga mereka.

kiat1Sudah menjadi berita yang biasa di era sekarang ini jika satu pasangan yang baru menikah beberapa bulan, kemudian terdengar kabar tentang perceraian mereka.

“Bisa saja keputusan mereka untuk menikah, hanya sebatas agar Anda dianggap mampu berumah tangga dan bisa memiliki pasangan saja…”

” Tetapi bukan karena didasari rasa cinta yang mendalam dan keinginan untuk hidup selamanya bersama pasangan Anda…”

Keinginan “semu” ini yang justru berakibat fatal jika tidak segera Anda sadari dan Anda perbaiki sejak awal.

Perceraian seringkali menyakitkan bagi pihak-pihak yang terlibat, termasuk di dalamnya adalah anak-anak.

Perceraian juga dapat menimbulkan stres dan trauma untuk memulai hubungan baru dengan lawan jenis.

Berikut ini beberapa kiat yang diharapkan dapat membantu pasangan menikah untuk mempertahankan selama mungkin usia pernikahan mereka:

1. Komunikasi Dua Arah

Biasakan Anda dan pasangan berkomunikasi, baik ketika berada di rumah maupun ketika sedang berjauhan. Jika ada masalah, sebaiknya dibicarakan ketika Anda atau pasangan sedang santai.

Ketidakharmonisan rumah tangga biasanya berawal dari tidak adanya komunikasi dua arah antara suami dan istri.

Masing-masing saling menyimpan masalah sehingga mereka seolah berjalan sendiri-sendiri meski berada dalam satu atap.

2. Keterbukaan Masalah Seks

kiat2Masalah seks ternyata juga menjadi penyebab perceraian.

Mungkin orang sering lupa bahwa fungsi hubungan seksual selain prokreasi yakni untuk mendapatkan keturunan, juga untuk rekreasi atau kesenangan, dan ” ekspresi cinta” .

Padahal banyak pasangan mengakui, melakukan hubungan seksual dapat menghilangkan ketegangan setelah seharian bekerja.

Bahkan, agar tidak terjadi kebosanan, tak ada salahnya melakukan hubungan seks selain di tempat tidur. Anda bisa melakukannya di dapur,ruang tamu, bahkan di garasi.

Namun perlu diingat, apa yang Anda inginkan dalam berhubungan seks harus dikomunikasikan dengan pasangan Anda. Demikian pula sebaliknya.

3. Menerima Apa Adanya

Ketika seorang pria dan wanita sudah sekamar dan sedapur, masing-masing akan tampak sifat aslinya. Rayuan gombal tidak muncul lagi seperti saat pacaran.

Yang ada hanyalah dua orang yang harus saling menyesuaikan diri.. Di sinilah kehidupan perkawinan yang sesungguhnya. Anda dan pasangan belajar mengenali perbedaan masing-masing.

Beberapa hal yang umumnya menjadi batu sandungan dalam hubungan suami istri, adalah perbedaan persepsi, wawasan, dan nilai.

Termasuk di dalamnya perbedaan agama, latar belakang budaya, dan kepribadian.

Namun, perbedaan itu sebenarnya bisa diatasi kalau saja mau saling berusaha memahami dan berintrospeksi diri.

Kebanyakan pasutri yang berhasil menciptakan keharmonisan hingga masa tua adalah mereka yang berhasil membangun kebersamaan.

Kebersamaan baru tercipta bila pasangan berhasil menumbuhkan semangat berkorban, tidak egoistis, dan memiliki rasa saling pengertian.

4.. Jangan Biasakan Berbohong

Pernahkan pasangan Anda bertanya secara detail jika Anda masih sibukmeeting hingga malam dengan klien bisnisnya yang ternyata cantik atau ganteng, pintar dan berpenampilan menarik?

Nah, biasanya, agar pasangan Anda tidak terlalu banyak bertanya dan Anda enggan jika nantinya akan muncul pertengkaran, Anda malah berbohong. Anda justru mengatakan hal yang berbeda dengan alasan untuk kebaikan.

Perlu Anda ketahui bahwa hal ini termasuk dalam kebohongan yang bisa jadi akan berlanjut hingga Anda dan pasangan akan hidup berumah tangga dalam kebohongan.

Agar semua itu tidak terjadi, utarakan dengan sikap tenang bahwa apa yang Anda lakukan adalah hanya urusan pekerjaan.

5. Jangan Cemburu Berlebihan

Banyak yang mengatakan bahwa cemburu adalah bumbu dalam hubungan rumah tangga. Oke, itu sah-sah saja!

Tapi bukan berarti Anda atau pasangan bisa cemburu buta. Bukan barang baru bahwa banyak perselisihan terjadi gara-gara rasa cemburu, yang lebih sering berakar dari salah tafsir dan kurangnya keterbukaan.

Misalnya saja, pada suatu ketika karena tuntutan pekerjaan, suami harus mengajak sekretarisnya keluar kota. Sang istri yang hanya mendengar cerita setengah-setengah dari orang lain, bisa dengan gampang menuduh suaminya berselingkuh.

Padahal kalau saja istri mau bertanya dan suami mau terbuka, atau sebelumnya memperkenalkan sekretarisnya pada sang istri, masalahnya bisa jadi lain.

6. Hindari Selingkuh

kiat3Perselingkuhan umumnya terjadi karena masing-masing tidak mau saling terbuka ataumendengarkan apa yang dikeluhkan pasangannya.

” Contohnya, sang suami merasa jengkel karena setiap kali pulang, istrinya tidak di rumah.. !! ”

Tapi keluhan itu tidak disampaikan, atau sudah diutarakan namun tidak didengarkan, atau istri tidak mau mengubah kebiasaannya.

Perselingkuhan juga bisa terjadi karena pasangan kesepian, jarang merasakan kepuasan seksual atau godaan dari luar seperti tempat hiburan bernuansa erotis, wanita perayu dan lain-lain.

Untuk menyelesaikan percekcokan ataupun perselingkuhan, yang harus dilakukan pertama adalah mencari akar permasalahnnya, kemudian diusahakan untuk dihindari atau disingkirkan.

7. Cari Orang Ketiga Sebagai Penengah

Jika ternyata timbul permasalahan dan percekcokan antara Anda dan pasangan, carilah orang ketiga sebagai penengah.

Orang tersebut bisa pemuka agama seperti Kyai atau pendeta, serta tokoh masyarakat yang memiliki wawasan yang luas dan bijak dan psikolog.

Cari ini lebih baik ketimbang Anda berkeluh kesah dengan saudara, tetangga atau teman2 Anda.. !

8. Tetaplah Mesra

Agar hubungan Anda dan pasangan tetap mesra, buanglah pula jauh-jauh persepsi bahwa kemesraan hanya pantas dilakukan selagi masih berpacaran.

Pada dasarnya, kemesraan itu hak setiap insan, tanpa pandang usia maupun status.

9. Pasrahkan Kepada Yang Di Atas

Terkadang, emosi muncul secara berlebihan ketika permasalahan Anda dan pasangan menguak ke permukaan.

Berdoa dan pasrahkan diri Kepada Yang Maha Pencipta merupakan cara jitu agar emosi bisa diredamkan dan permasalahan bisa segera diselesaikan secara baik-baik.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Handphone – Penyakit yang mungkin muncul

Penggunaan handphone (HP) memang makin populer di dunia, dan hampir di semua tempat ada orang yg memegang HP untuk bercakap-cakap. Namun penelitian para ahli ortopedi di Amerika menemukan, jika terlalu banyak memegang HP, orang dapat terserang Cubital Tunnel Syndrome (CTS).

Donna Malloy (66th) di Amerika mengatakan ia merasa kedua tangannya mati rasa ketika berbicara menggunakan HP selama berja-jam. Ia mulai menjatuhkan benda-benda dari genggaman tangan kirinya dan sulit baginya untuk melakukan pekerjaan yg menggunakan jarum. Ia mengira ia menjadi tua dan tubuhnya mulai rapuh.

Ketika berkonsultasi ke dokter, ia diberitahu terserang penyakit CTS dan dokter menyarankan ia dioperasi. Setelah operasi, Malloy mengatakan kedua tangannya mulai pulih dari syndrome itu. Ia kini memang masih menggunakan HP-nya tetapi ia menggunakan perangkat berbicara Bluetooth.

Gejala Awal

dr. Leon Benson, ahli bedah ortopedi dan juga juru bicara American Academy of Orthopaedic Surgeon, seperti dilansir Health Day News, mengatakan, “Penggunaan HP secara teru-menerus dapat membua tertekannya saraf senyar yang mengalir melalui lengan bawah dan bercabang ke tangan.”

“Peregangan saraf yng berulang kali ibaratnya seperti kita menginjak selang air,” kata dr. Peter J. Evans, Director di Cleveland Clinic’s Hands and Upper Estremity Centre, “Dengan kondisi selang seperti itu anda menghalangi aliran air. Pada siku, anda menghalangi aliran darah ke saraf, sehingga membuat macet.”

Menurut Evans, makin kuat orang membuatnya melengkung, makin besar saraf itu eregang. Tindakan tersebut membuat pasokan darah menjadi hilang, dan darah tak mengalir melalui saraf. “Meskipun saraff dirancang untuk meregang, namun tidak norma baginya untuk berada di posisi meregang selama satu ja,” kata Benson.

Gejala awal yang sering kali dialami oleh orang yg terserang CTS adalah mati rasa, gatal, dan sakit di lengan bawah dan tangan, sama seperti sakit jika tulang siku yang peka terpukul. Saat gejala brkembang, semua itu dapat meliputi hilangnya kekuatan otot, koordinasi dan daya gerak yg bisa membuat orang jadi sulit untuk menulis dan mengetik. Pada penyakit kronis yg tak diobat, jari manis dapat menjadi kaku.

Para dokter mengatakan, orang yang menderita CTS akan merasa tangan mereka lemah dan mengalami kesulitan jika membuka toples atau memainkan alat musik. “Itu dapat menghambat kemampuan orang mengetik atau menulis. Tulisan orang itu jadi tak bisa dibaca jika oenyakit terseut parah,” jelas Evans.

Penyebab Lain

“CTS adalah syndrome kompresi kedua yang paling umum yang kita saksikan. Kebanyakan orang yang terserang CTS berusia setengah baya keatas dan lebih banyak wanita dibanding pria. Meskipun alasan tepatnya belum diketahui, mungkin wanita lebih rentan akibat turun-naiknya hormon atau anatomi mereka,” kata Heather Turkop, seorang ahli terapi resiko pekerjaan dan ahli tangan yg bersertifikat di William Beaumont Hospital di Royal Oak,Michigan.

Namun para dokter juga menjelaskan, terlalu banyak menggunakan HP bukanlah satu-satunya penyebab CTS. Penyebab lain mungkin meliputi tidur dengan siku ditekuk dan melingkar di dada, duduk di meja dengan siku direntangkan dengan sudut yang lbih besar dari 90 derajat dan mengemudi dengan siku yng disandangkan di jendela mobil uk waktu yang lama.

Pada banyak kasu, perubahan sedikit gy hidup dapat membantu meringankan gejala tersebut, termasuk penggunaan perangat yg membuat tangan terbebas dari HP. Jika posisi tidur menjadi sebabnya, dengan memposisikan siku lebih lurus pada malam hari, kiranya dapat membntu.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Nah loh…
hayooo… dengan tahu artikel diatas, coba deh analisa diri kita, gaya hidup kita, posisi tidur kita…
atau… lihat gejala-gejala CTS yang kemungkinan ada pada diri kita, jangan mencoba menyembunyikannya…

Posted in Uncategorized | Tagged , , , | Leave a comment